ada apa menjelang pergantian tahun
disaat semua mata terpaku
curahan air mata mengalir deras dari tanah rencong
tak cukupkah penderitaan yang berlangsung disana
perang antar saudara yang tak kunjung henti
perasaan diperlakukan tidak adil oleh pemerintah
dan kini
hampir seluruh tanahnya dibanjiri berton-ton air laut
mayat-mayat hampir terlihat disetiap persimpangannya
tubuh-tubuh mungil hanyut terlepas dari buaian lembut ibunya
ibu-ibu menangis pilu mencari belaian hatinya
bapak-bapak tak bisa berbuat apa-apa meratapi penerusnya
anak-anak berlari kesana kemari menangis memanggil ayah-ibunya
semua orang disana merasa seakan tak ada arti lagi dalam hidupnya
semua orang terkuras air matanya
semua orang tertunduk pasrah
semua orang mengangkat tangannya
dalam kegembiraan tahun baru,
“…kami menanti hikmah dibalik ini semua…”

0 komentar:
Posting Komentar