“…kau kah yang dikirim dewi cinta
tuk menusukkan panah asmara tepat di hatiku
tanpa meniggalkan rasa sakit,
bahkan aku terbuai dibuatnya
walau terlihat tetesan darah pekat di sekujur tubuhku…??”

Oq room, 061004 03.32 wib
‘Marx Fathom’

0 komentar:

Posting Komentar