Aku malu, Bulan...

Aku malu padamu, bulan..

Aku tlah menuduhmu,

hanya sebagai penebar teror

bagi jiwa-jiwa yang sepi.

Kau hanya menemani jiwa-jiwa pemimpi.

...

Kini aku sadar,

sebenarnya kau sahabat bagi jiwa,

yang bersimpuh dalam doa

dengan hati yang suci,

lalu dipancarkan disaat pagi menghampiri.

0 komentar:

Posting Komentar