Semoga,
aku punya keberanian
tuk membangunkanmu
dari mimpi..
Lalu mengajakmu menari,
meski aku tak pandai menari..
...
Irama hati
nyanyian kalbu
berdendang ria
mengusir ragu
do re mi fa sol la si do
denting piano
petikan gitar
menyatu
membentuk nada
yg terdengar lembut
hingga aku lupa,
bahwa aku tidak sedang bermimpi..
...
Dia disitu
...
"lalu kenapa kau diam?ajaklah dia menari."
"aku sedang membujuk keberanianku."
"tak usah kau bujuk keberanian! Mendekatlah kepadanya,ajaklah dia menari..katakan saja,meski terdengar pelan olehnya,tp itu keberanianmu."
"tp,siapa aku,kawan??"
"ahh..kau tanyakan sana sama kucing! Sekarang dengarkan aku,ungkapkan apa yang kau rasakan saat ini,aku yakin dia akan mengerti. Dan sepertinya,dia pun menunggu ajakan menari darimu,kawan.. Cepatlah. Atau,jangan-jangan kau juga termasuk lelaki penikmat penyesalan?!"
"tidak,kawan..tidak. Aku tak mau menjadi lelaki yg seperti itu."
"lalu?apa lagi yang kau tunggu? Dekati dia,dan ajak dia menari. Percayalah padaku,kau punya cukup keberanian untuk itu."
"baiklah,kawan. Smoga keberanianku tidak menghilang secara tiba-tiba."
"yakinkan hati,kawan."
...
Dia disitu
...
Menungguku kah?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar