aku pekat
aku gelap
aku malam
dan kamu adalah adzan maghrib yang menuntaskan senja dengan matahari jingga, yang menjanjikan rembulan pada tiap tertutupnya pintu dan jendela, yang mengantar kepulangan sekawanan kepodang menuju sarang-sarangnya
aku lembab
ditengah awan
siap menjelma hujan
dan kamu seumpama sungai, seumpama danau, seumpama laut yang membisikan kata-kata penyejuk bagi batu, rumput, pasir yang kamu sentuh dengan teramat lembut, teramat halus, teramat aku tak akan sanggup
aku berujar
dari sebuah ingatan
hingga tenggelam kata-kata
menghalau segala argumen logis pada dialekta bintang dan cahaya lampu, sebab kamu membawa aku ke bilik rindu di ujung bulu mata dan sela-sela pikiranku
(linus_aru)
Kitab Kasyful Ghita’ ‘An Hukmi Samaa’il Ghina’
Bawalah hatimu kemana saja engkau mau
sesungguhnya cinta pertama itulah cinta sejati
Berapa banyak tempat sudah disinggahi
namun kerinduan tetap pada kampung halaman
Api kerinduan meronta ingin selalu dekat denganmu
celaan itu hanyalah sebuah kesalahan
tidaklah aku berpaling darimu karena celaan
dan tidaklah aku berpaling darimu kecuali sementara waktu saja
Kutinggalkan yang lain sejak kukenal kekasih sejati
seolah-olah bekal perjalanan yang tiada habisnya
Seumur hidup kegembiraan ini tak dapat menutupi penyesalanku
karena telah meninggalkan kekasih
Seribu satu bayangan menawan hati setiap malam
jatuh cinta kepada yang ini kemudian kepada yang itu
namun keesokan hari begitu cepat melupakannya
Dahulu hatiku hampa sebelum terisi cinta kepadamu
sibuk mengingat yang lain, terlena dalam permainan
Ketika cintamu memanggil hatiku ia membalasnya
Kulihat ia tidak lagi berpindah ke lain hati
Teruskanlah hubungan ini jika engkau mau
putuskanlah jika itu memang plihanmu
hatiku tidaklah baik kecuali bersamamu
sungguh aku kehilanganmu bila aku berbohong
sungguh tiada lain didunia ini yang lebih membuatku gembira
sekiranya seluruh keindahan ada di kota ini
namun akan terasa hampa jika engkau lenyap dari pandanganku
jika engkau hilang dari pandanganku maka pikiran selalu melayang mengingatmu
jika impian tidak mengunjungiku
maka hati ini akan mengunjungimu
jiwaku adalah lisan yang menggambarkan tentang cintamu
jiwaku adalah hati dan engkaulah yang menyebarkan isi hati
jiwa ini mati karena penyakitnya
namun ia menyembunyikan penyakitnya itu dari orang-orang yang menjenguknya
betapa pilu arwah ini mengadukan cintanya
yang ia berikan kepada selain kekasih hati
Wahai orang-orang yang pergi dalam keadaan lalai
sampai kapankah engkau menganggap baik perbuatan keji
sampai kapan dan kapan engkau tidak takut datangnya hari itu
yaitu hari ketika Allah membuat bicara seluruh anggota badan
sungguh aneh, padahal engkau orang yang dapat melihat
bagaimana mungkin engkau tersesat dari jalan yang terang
Kami berlepas diri kepada Allah
dari orang-orang yang terkena virus musik dan nyanyian
berapa kali aku katakan wahai manusia
kalian berada di tepi jurang kehancuran
namun mereka justru mencela kami
mereka terus larut dalam kesesatan mereka itu
sementara kami kembali kepada Allah meniti jalan yang lurus
kami menjalani hidup di bawah naungan sunnah rasulullah
sementara mereka mati dalam keadaan bersenandung ria
sesungguhnya cinta pertama itulah cinta sejati
Berapa banyak tempat sudah disinggahi
namun kerinduan tetap pada kampung halaman
Api kerinduan meronta ingin selalu dekat denganmu
celaan itu hanyalah sebuah kesalahan
tidaklah aku berpaling darimu karena celaan
dan tidaklah aku berpaling darimu kecuali sementara waktu saja
Kutinggalkan yang lain sejak kukenal kekasih sejati
seolah-olah bekal perjalanan yang tiada habisnya
Seumur hidup kegembiraan ini tak dapat menutupi penyesalanku
karena telah meninggalkan kekasih
Seribu satu bayangan menawan hati setiap malam
jatuh cinta kepada yang ini kemudian kepada yang itu
namun keesokan hari begitu cepat melupakannya
Dahulu hatiku hampa sebelum terisi cinta kepadamu
sibuk mengingat yang lain, terlena dalam permainan
Ketika cintamu memanggil hatiku ia membalasnya
Kulihat ia tidak lagi berpindah ke lain hati
Teruskanlah hubungan ini jika engkau mau
putuskanlah jika itu memang plihanmu
hatiku tidaklah baik kecuali bersamamu
sungguh aku kehilanganmu bila aku berbohong
sungguh tiada lain didunia ini yang lebih membuatku gembira
sekiranya seluruh keindahan ada di kota ini
namun akan terasa hampa jika engkau lenyap dari pandanganku
jika engkau hilang dari pandanganku maka pikiran selalu melayang mengingatmu
jika impian tidak mengunjungiku
maka hati ini akan mengunjungimu
jiwaku adalah lisan yang menggambarkan tentang cintamu
jiwaku adalah hati dan engkaulah yang menyebarkan isi hati
jiwa ini mati karena penyakitnya
namun ia menyembunyikan penyakitnya itu dari orang-orang yang menjenguknya
betapa pilu arwah ini mengadukan cintanya
yang ia berikan kepada selain kekasih hati
Wahai orang-orang yang pergi dalam keadaan lalai
sampai kapankah engkau menganggap baik perbuatan keji
sampai kapan dan kapan engkau tidak takut datangnya hari itu
yaitu hari ketika Allah membuat bicara seluruh anggota badan
sungguh aneh, padahal engkau orang yang dapat melihat
bagaimana mungkin engkau tersesat dari jalan yang terang
Kami berlepas diri kepada Allah
dari orang-orang yang terkena virus musik dan nyanyian
berapa kali aku katakan wahai manusia
kalian berada di tepi jurang kehancuran
namun mereka justru mencela kami
mereka terus larut dalam kesesatan mereka itu
sementara kami kembali kepada Allah meniti jalan yang lurus
kami menjalani hidup di bawah naungan sunnah rasulullah
sementara mereka mati dalam keadaan bersenandung ria
Label:
Cinta
...Fingers
...Menjauhi seseorang?
Kamu bisa lihat tanganku, ketika jari-jarinya kujentikkan, semudah itu.
...Melupakan seseorang?
Kamu bisa lihat tanganku, ketika jari-jarinya menggenggam, sekuat itu aku berusaha.
Kamu bisa lihat tanganku, ketika jari-jarinya kujentikkan, semudah itu.
...Melupakan seseorang?
Kamu bisa lihat tanganku, ketika jari-jarinya menggenggam, sekuat itu aku berusaha.
Label:
Celoteh
Do'a Untuk Orang Tua
Ya Allah,
Rendahkanlah suaraku bagi mereka,
Perindahlah ucapanku di depan mereka.
Lunakkanlah watakku terhadap mereka dan
Lembutkanlah hatiku untuk mereka.
Ya Allah,
Berilah mereka balasan yang sebaik-baiknya
Atas didikan mereka padaku dan
Pahala yang besar
Atas kesayangan yang mereka limpahkan padaku,
Peliharalah mereka
Sebagaimana mereka memeliharaku.
Ya Allah,
Apa saja gangguan yang telah mereka rasakan,
atau kesusahan yang mereka derita karena aku,
atau hilangnya sesuatu hak mereka karena perbuatanku,
jadikanlah itu semua
Penyebab rontoknya dosa-dosa mereka,
Meningginya kedudukan mereka dan
Bertambahnya pahala kebaikan mereka dengan perkenan-Mu, ya Allah
sebab hanya Engkaulah
yang berhak membalas kejahatan dengan kebaikan berlipat ganda.
Ya Allah,
Bila magfirah-Mu telah mencapai mereka sebelumku,
Izinkanlah mereka memberi syafa'at untukku.
Tetapi jika magfirah-Mu lebih dahulu mencapai diriku,
Maka izinkahlah aku memberi syafa'at untuk mereka,
sehingga kami semua berkumpul
Bersama dengan santunan-Mu
di tempat kediaman yang dinaungi kemulian-Mu, ampunan-Mu serta
rahmat-Mu.
Sesungguhnya Engkaulah
yang memiliki Karunia Maha Agung,
serta anugerah yang tak berakhir dan
Engkaulah yang Maha Pengasih Diantara semua pengasih.
(Sumber : K.H. Abdullah Gymnastiar)
Rendahkanlah suaraku bagi mereka,
Perindahlah ucapanku di depan mereka.
Lunakkanlah watakku terhadap mereka dan
Lembutkanlah hatiku untuk mereka.
Ya Allah,
Berilah mereka balasan yang sebaik-baiknya
Atas didikan mereka padaku dan
Pahala yang besar
Atas kesayangan yang mereka limpahkan padaku,
Peliharalah mereka
Sebagaimana mereka memeliharaku.
Ya Allah,
Apa saja gangguan yang telah mereka rasakan,
atau kesusahan yang mereka derita karena aku,
atau hilangnya sesuatu hak mereka karena perbuatanku,
jadikanlah itu semua
Penyebab rontoknya dosa-dosa mereka,
Meningginya kedudukan mereka dan
Bertambahnya pahala kebaikan mereka dengan perkenan-Mu, ya Allah
sebab hanya Engkaulah
yang berhak membalas kejahatan dengan kebaikan berlipat ganda.
Ya Allah,
Bila magfirah-Mu telah mencapai mereka sebelumku,
Izinkanlah mereka memberi syafa'at untukku.
Tetapi jika magfirah-Mu lebih dahulu mencapai diriku,
Maka izinkahlah aku memberi syafa'at untuk mereka,
sehingga kami semua berkumpul
Bersama dengan santunan-Mu
di tempat kediaman yang dinaungi kemulian-Mu, ampunan-Mu serta
rahmat-Mu.
Sesungguhnya Engkaulah
yang memiliki Karunia Maha Agung,
serta anugerah yang tak berakhir dan
Engkaulah yang Maha Pengasih Diantara semua pengasih.
(Sumber : K.H. Abdullah Gymnastiar)
Label:
Cinta
...Friendship?!
"..When we honestly ask ourselves which person in our lives mean the most to us, we often find that it is those who, instead of giving advice, solutions, or cures, have chosen rather to share our pain and touch our wounds with a warm and tender hand. The friend who can be silent with us in a moment of despair or confusion, who can stay with us in an hour of grief and bereavement, who can tolerate not knowing, not curing, not healing and face with us the reality of our powerlessness, that is a friend who cares."
— Henri J.M. Nouwen (The Road to Daybreak: A Spiritual Journey)
— Henri J.M. Nouwen (The Road to Daybreak: A Spiritual Journey)
Label:
Celoteh
NGOK!
Semua kemalangan,kalau itu benar kemalangan,ada sebabnya. Dan kalau mau adil,kamu akan tahu bahwa kamu tidak mungkin bisa melakukan apapun di dunia ini sendirian. Kesalahan juga begitu. Akan selalu terbukti belakangan bahwa sudah ada orang lain yg ikut andil,menemani perbuatanmu. Dengan sendirinya ia juga ikut bertanggung jawab terhadap hasil perbuatan itu. Bahkan mungkin lebih bertanggung jawab dari kamu sendiri. Jadi tidak hanya kamu yg harus memikul akibat perbuatanmu itu. Lagi pula,yg lebih penting,nilai seorang manusia bukan ditentukan oleh berapa besar kebajikan atau berapa banyak dosa-dosa yg sudah dilakukannya,tetapi apa yg kini,saat ini,detik ini juga ada dalam pikirannya. Apa yg ingin dia lakukan. Dan apa yg kemudian dia benar-benar laksanakan. Karena kalau tidak begitu caranya menilai,semua manusia hanya menjadi pendosa-pendosa yg harus dihukum dan tidak pantas dipilih menjadi teman kita seumur hidup. Begitulah aku menilai manusia lain dan percayalah,aku tidak sendirian berpendapat begitu.
(Putu Wijaya)
(Putu Wijaya)
Label:
Celoteh
Thats what friend are for..??
..seperti kopi,
di pagi hari.
..seperti es krim,
di siang hari.
..seperti teh,
di sore hari.
..seperti susu,
di malam hari.
..dan,
di saat kau sangat membutuhkannya,
ia seperti air putih.
di pagi hari.
..seperti es krim,
di siang hari.
..seperti teh,
di sore hari.
..seperti susu,
di malam hari.
..dan,
di saat kau sangat membutuhkannya,
ia seperti air putih.
Label:
Celoteh
...dialog antara tangan kanan dan tangan kiri.
"..ijinkan aku yang ada di atas."
"..baiklah. Tapi, relakan cincin cintanya terikat di jari manisku. "
"..jangan ragukan kerelaanku akan itu. "
"..kamu memang layak berada di atas. "
"..kamupun layak memperoleh wujud ke-sakral-an cintanya. "
"..apa kamu mau ikut menjaga wujud cintanya ini? "
"..jelas! Karena bila kita bersama, maka semakin kuat genggaman kita. "
"..kamu memang pantas berada di atas. "
"..sudahlah. Jarimu terlihat indah dengan cincin itu. "
"..baiklah. Tapi, relakan cincin cintanya terikat di jari manisku. "
"..jangan ragukan kerelaanku akan itu. "
"..kamu memang layak berada di atas. "
"..kamupun layak memperoleh wujud ke-sakral-an cintanya. "
"..apa kamu mau ikut menjaga wujud cintanya ini? "
"..jelas! Karena bila kita bersama, maka semakin kuat genggaman kita. "
"..kamu memang pantas berada di atas. "
"..sudahlah. Jarimu terlihat indah dengan cincin itu. "
Label:
Cinta
Langganan:
Postingan (Atom)
